Lompat ke isi

Halaman:KORINTHI.pdf/23

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

kapan itoe akoe nanti taoe sama saperti akoe diketaoei.
13. Maka sakarang ini masih tinggal pertjaja, dan harap, dan tjinta, katiga ini tetapi jang besar sendiri ija-itoe tjinta.



FATSAL XIV.

1. Toentoetlah sama tjinta, dan biar kamoe kepingin sama segala kasihan Roh-Soetji, tetapi lebih baik kaloe kamoe bolih mengadjar.
2. Karna orang jang berkata dengan lain bahasa, boekan dia berkata sama manoesia, melainken sama Allah, karna trada satoe orang mengarti sama dia; maka dengan Roh dia mengataken bebrapa rahasia.
3. Tetapi orang jang mengadjar, ija-itoe berkata-kata sama manoesia akan membangoenken pertjaja, dan akan kasih inget, dan penghiboeran.
4. Maka orang jang berkata-kata dengan lain bahasa, ija-itoe membangoenken pertjaja dirinja sadja; tetapi orang jang mengadjar itoe membangoenken pertjaja samowa pakoempoelan.
5. Maka akoe soeka djoega kaloe samowa kamoe berkata-kata dengan roepa-roepa bahasa, tetapi lebih baik kamoe mengadjar, karna terlebih besar orang jang mengadjar itoe dari orang jang berkata-kata dengan roepa-roepa bahasa, melainken kaloe dia artiken itoe, sopaja samowa pakoempoelan bolih dibangoenken pertjajanja.
6. Maka sakarang, hei soedara-soedarakoe! kaloe kiranja akoe dateng sama kamoe berkata-kata dengan roepa-roepa bahasa, apatah goenanja itoe, melainken kaloe akoe berkata sama kamoe dengan kanjataan atawa dengan pengataoewan, atawa dengan noeboeat, atawa dengan pengadjaran?
7. Maski segala barang-barang jang tiada berdjiwa itoe djoega berboenji, baik bangsi atawa ketjapi, kaloe trada bedanja dalem boeninja, bagimana bolih diketaoei orang jang mana {Ragam= boeji atawa lagoe} ragam bangsi, dan jang mana ragam ketjapi?
8. Karna kaloe selompret itoe berboenji tiada ketaoewan, siapatah nanti sadiaken dirinja akan berprang?
9. Bagitoe djoega kamoe ini, kaloe dengan bahasa kamoe tiada kaloewarken perkataan jang terang-terang, bagimanatah bolih diketaoei orang barang apa jang dikataken, karna ada kamoe saperti orang jang berkata-kata dalem angin sadja.
10. Maka adalah banjak djenis boenji soeara dalem doenia, dan trada satoe djoega jang tiada berbahasa.
11. Sebab itoe, kaloe kiranja tiada akoe taoe artinja itoe bahasa, soenggoeh adalah akoe saperti sa-orang lain bangsa sama itoe orang jang berkata, dan lagi itoe orang jang berkata djadi sa-orang lain bangsa djoega sama akoe.
12. Bagitoe djoega kamoe ini, sebab kamoe radjin maoe mendapet segala kasihan Roh, biar kamoe tjoba bertambah-tambah