Lompat ke isi

Halaman:It Kie Tho.pdf/60

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

- 52 -

„Itoelah menandaken ia ada satoe begal pengetjoet dan boekannja satoe laki-laki, makanja ia memake moeslihat rendah, mendjoesta dan menipoe," kata Lee Siang Hiap. „Djika ia ada satoe laki-laki, pada sasoedanja ia menantang orang tentoe ia menoenggoe toako di sini boeat bertempoer; tapi sekarang ia sengadja pantjing kita dateng ka sini, sedeng ia sendiri brangkat ka Boetjiang, itoelah ada perboewatan jang sanget rendah dan pengetjoet!"

„Lee hiantee poenja omongan ada benar sekali," kata Tio Beng; „tjoema sadja dasaran bangsa brandal tjara begimana bisa dipegang iapoenja omongan ! Boeat sekarang kita moesti balik poelang salekas-lekasnja dan teroes menjoesoel ka Boetjiang boeat liat dan denger apa jang itoe pendjahat soeda berboeat di sana."

Lee Siang Hiap, Thio Po Hoei dan laen-laennja, soeda tentoe sadja setoedjoe, dan begitoelab iaorang brangkat poelang dan menoedjoe ka iboe kota provincie Ouwpak. Baroe sadja iaorang sampe di Hankauw lantas sadja kadengeran orang banjak membitjaraken dengen gemper berboeatannja satoe begal jang bernama It Kie Tho, jang melakoeken bebrapa perampokan dan pemboenoehan di Hankauw dan di Boetjiang. Antara laen-laen, roemahnja Tio Beng poen telah disatronin, sedjoembla oewang dan barang berharga telah digondol pergi, sedang Tio Beng poenja istri, Lie-sie, koetika bikin perlawanan telah diboenoeh mati oleh itoe begal.

Ini kabar soeda membikin Tio Beng djadi sanget goesar hingga djato pangsan. Oleh kerna maitnja Lie sie soeda dioeroes oleh Tio Beng poenja koelawarga dengen terbantoe oleh The Peng San, maka Tio Beng tjoema menginep samaleman di roemahnja, kamoedian