Lompat ke isi

Halaman:Istana Kumala Putih Jilid 3.pdf/20

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

membujuk. “Jangan bikin ribut, tunggu dia bicara habis dulu, baru bertindak !”

Ciok Goan Hong perdengarkan suara ketawa mengejek.

“Hm Buat apa adu membohong? Hanya orang yang bersalah saja merasa ketakutan.

Kau bocah telah mengeram satu hari anak gadis orang, apakah itu betul coba kau jawab!”

“Betul aku pernah berada berduaan.” jawab Kim Houw dengan suara keras, "tapi itu bukan berarti ...... ”

“Nah, ini kau sendiri mengaku ! Aku toh tidak omong kosong bukan? Kedua, aku lihat ia menangis, sesudah petang hari ini baru meninggalkan kamarmu ini juga tidak bohong bukan ?” Ciok Goan Hong tidak menantikan Kim Houw bicara habis, ia potong-potong kujani pertanyaan.

Kim Houw seorang yang jujur, tidak mengerti apa artinya licik, ia tampak mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Itu juga ada, cuma oleh karena aku.....”

19