Lompat ke isi

Halaman:Istana Kumala Putih Jilid 3.pdf/15

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Mendadak Kim Houw lolos dari bawah tangannya si anak muda. Ia maju bertindak dua langkah dan berkata: "Siapa kepingin segala baju wasiatmu, ini kukembalikan padamu !”

Kembali ia hendak membuka baju kausnya, tapi si anak muda sekolahan itu kembali menepuk pundaknya dan berkata: “adik kecil jangan perdulikan dia, lekas pakai baju luarmu.

“Aaa-ya! Bwee So-so, kau juga ada disini? Dak Bwee toako? Banyak tahun kita tidak bertemu, apa ia ada baik ?” tiba-tiba terdegar suaranya Ciok Goan Hong.

Ditegur secara mendadak oleh Ciok Goan Hong, San Hua Sian Lie matanya lantas merah, hampir saja mengeluarkan air mata.

“Terima kasih atas perhatian Ciok toako a.... dia.... aku tidak tahu dia ada dina?” jawabnya terputus-putus.

“Bagaimana sih? Apa Bwee Toako, tidak sama-sama dengan kau ? Kalau begitu kemana

4