begitu takut, dalam hati mengerti kalau dalam goa itu benar-benar ada binatang sangat beracun, maka lantas hendak balik mencari orang hutan tadi, tapi si orang hutan bersama anaknya melihat Kim Coa Nio-nio sudah lari jauh-jauh.
Dengan sangat hati-hati Kim Coa Nio-nio melindungi Kim Houw, matanya memandang ke arah goa yaag dipenuhi kabut tebal, lewat sejenak, ia baru berkata kepada Kim Houw: “Tiancu, menurut yang aku tahu, binatang kala jengking itu masih belum jadi, barangkali masih memerlukan waktu beberapa puluh tahun lagi, baru berani berbuat jahat. Tapi dalam goa yang didiami oleh binatang berbisa itu, pasti ada benda mustikanya yang luar biasa, kalau tidak, tidak nantinya binatang itu memilih tempat yang berada di lembah curam ini.”
Melihat Kim Coa Nio-nio berkata begitu sungguh-sungguh, Kim Houw lalu menjawab sambil tertawa “Kim Coa Nio-nio, diistana Kong Han
59