Lompat ke isi

Halaman:Istana Kumala Putih Jilid 2.pdf/54

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

pelajari ilmu Han Bun Ciauw khi ini, sebab kalau orang tidak mempunyai kekuatan untuk menahan hawa dingin, sekalipun hendak belajar juga tidak mungkin bisa. Sejak hari ini, paling baik setiap pagi dan sore kau pergi kebagian belakang dari Istana Kumala Putih ini, kau harus mencari tempat yang paling dingin, hawanya, duduk dan melatih ilmumu menurut petunjukku, hasilnya akan berlipat ganda.”

“Sehabis berkata, si Kacung baju merah itu berlalu meninggalkan Kim Houw sendiri di tepi sungai.

Kim Houw mencoba sendiri rendam batu gioknya kedalam air, tapi kali ini ternyata sudah tidak memancarkan sinarnya lagi, begitu pula hurufnya tidak kelihatan sama sekali, hingga Kim Houw diam-diam merasa heran.

Ia tidak tahu bahwa batu giok tadi dapat mengeluarkan sinar terang, adalah si Kacung baju merah yang menggunakan kekuatan tenaga dalamnya, untuk memaksa batu giok itu memancarkan sinar Si Kacung baju merah dimasa

53