Archbold, seorang Amerika, berhasil masuk ke Lembah Balim dan mengkonstatir adanja penduduk jang padat disana (± 100.000 orang).
Hal ini mendorong bangsa Belanda untuk djuga mengadakan penjelidikan kepedalaman, terutama untuk pemetaan (topografi) dan mentjari objek-objek ekonomi. Akan tetapi kegiatan ini terhalang lagi, setelah Perang Dunia ke II petjah.
1.7. Kedatangan Bangsa Djepang Dan Pendudukannja.
Pada tanggal 19 April 1942 muntjulah kapal-kapal perang Djepang di Teluk Humboldt. Hollandia dapat didudukinja tanpa perlawanan. Orang- orang Belanda ditawan dan diangkut ketempat lain, dimana disediakan kamp-kamp tawanan. Pasukan pendudukan di Hollandia terdiri dari pasukan Angkatan Laut dan Angkatan Darat Djepang. Sebagaimana umumnja didaerah-daerah lain di Indonesia tentara Djepang bertindak kedjam terhadap penduduk, mereka segera dipaksa untuk membuat djalan-djalan jang baru atau memperbaiki jang telah ada. Demikian djuga didekat Danau Sentani penduduk dikerahkan untuk membuat tiga lapangan terbang.
Gambar hilang
Lapangan Udara Sentani dibombardir dari Udara Maret 1944 oleh Sekutu.
(foto: Penerangan IRBAR)
Kemudian ternjata, bahwa disana terkumpul 350 pesawat terbang. Disekitarnja ditempatkan banjak meriam penangkis serangan udara. Penduduk dipaksa djuga mendirikan pondok-pondok, gudang-gudang
disekitar pelabuhan.
21