Lompat ke isi

Halaman:Irian Barat dari masa ke masa.pdf/80

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

assistent resident sedang residentnja berkedudukan di Ternate. Untuk memperkuat kekuasaan assistent resident di Manokwari didatangkan kesana suatu detasemen tentara. Kemudian detasemen ini ditugaskan untuk mempeladjari kemungkinan penentuan batas daerah kekuasaan Belanda dan Djerman. Oleh karena itu detasemen itu dipindahkan kesuatu tempat di Teluk Humboldt. Detasemen ini terdiri dari 4 orang perwira, 80 serdadu, 60 pekerdja ditambah dengan isteri-isteri dan anak-anak, semuanja berdjumlah 270 orang. Tempat bivak dari detasemen ini merupakan titik permulaan dari kota Hollandia ( 1910).

Karena tentara Djerman menjebut bivak mereka „Sudut Germania" maka tentara Belanda menjebut bivak mereka „Hollandia" (sekarang Djajapura) . Letaknja dekat sungai Nubai.

Djajapura, Hollandia 60 tahun kemudian. (foto : Semdam XVII)

Kemudian setelah detasemen ini dipindahkan ke Manokwari, jang mendjadi penguasa di Hollandia seorang controleur. Sedjumlah polisi djuga ditempatkan disana, kemudian dibangun djuga rumah pendjara, rumah sakit dan lain-lain.

Penjiar-penjiar agama dari Zending dan Missi djuga mulai berdatangan. Pedagang-pedagang Tjina mendirikan toko-toko dan ikut meramaikan Kampung Hollandia. Kapal-kapal KPM dengan teratur

mengundjungi tempat ini sehingga lambat laun Kampung Hollandia

19