Lompat ke isi

Halaman:Irian Barat dari masa ke masa.pdf/73

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Ramajana, karangan Valmiki, dibagian Timur Jawadwipa terdapat gunung Sjisjira (gunung bersaldju) jang puntjaknja mendjulang sampai kelangit. Prof. H. Kern dari N.J. Krom berpendapat, bahwa jang dimaksud dengan Jawadwipa itu ialah Pulau Djawa dan pulau-pulau sekitarnja, sedang jang disebut Gunung Sjisjira tiada lain dari gunung bersaldju di Irian Barat.

Rupanja pelaut-pelaut Hindu telah sampai kesana pelajarannja dan mentjeriterakan pengalamannja setelah kembali ke India, sehingga memberi inspirasi kepada pudjangga Valmiki untuk mentjantumkannja dalam tjeritera Hanoman mentjari Dewi Shinta. Pelaut-pelaut India memang telah sampai kesana terbukti dari tjatatan-tjatatan jang lain dari orang India jang menjebut Irian itu Samudranta, jang berarti udjung lautan; rupanja mereka berlajar hanja sampai disini.

Di Samudranta terdapat Dwipanta, artinja udjung pulau, maksudnja pulau jang terachir jang mereka kundjungi di Timur. Kundjungan Bangsa India kedaerah ini dapat dipahami, sebab semendjak dahulu Kepulauan Maluku kaja akan rempah-rempah sedang Irian Barat menghasilkan berdjenis-djenis burung seperti nuri, kakatua, kasuari, tjenderawasih dan kulit lokan, mutiara dan lain-lain, jang sangat digemari oleh kalangan istana-istana ketika itu, sebab golongan istana menjukai barang-barang jang indah dan mewah.

Burung cenderawasih Tjenderawasih.

(foto: Semdam XVII)

12