Selandjutnja Bab IV adalah bab penutup. Disinilah kita mengemukakan kesimpulan-kesimpulan pendapat (konklusi) . Konklusi besar sekali kegunaannja, sebab dapat digunakan sebagai dasar dari tindakan jang tepat. Konklusi jang salah mengakibatkan tindakan jang salah pula. Karena itu tokoh-tokoh militer jang terkenal dan tokoh-tokoh politik didunia seperti Julius Caesar, Napoleon, Bismarck dan lain-lain radjin mempeladjari sedjarah. Hitler adalah orang jang mengambil konklusi jang salah dari sedjarah, jang menganggap bangsa Djerman sebagai suatu bangsa jang terutama didunia jang harus dipertuan (das Herrenvolk). Demikian djuga Djepang jang menganggap bangsanja keturunan dewa-dewa dan hendak meradjai semua bangsa-bangsa Asia. Bangsa Belandapun menganut konklusi jang salah ketika menganggap, bahwa mereka mempunjai "historis recht" (hak sedjarah) atas Indonesia.
Konklusi-konklusi jang dapat kita ambil dari sedjarah KODAM
XVII/TJENDERAWASIH di Irian Barat kita uraikan dalam Bab IV.
7