SAMBUTAN
GUBERNUR KEPALA DAERAH PROPINSI IRIAN BARAT
Buku Sedjarah KODAM XVII/TJENDERAWASIH ini, merupakan suatu sumbangan terhadap kelandjutan dan konsolidasi kemenangan TRIKORA. Sebagaimana jang diharapkan dan di-idam-idam-kan tiap masjarakat terhadap hasil penjusunan suatu sedjarah, agar rentetan peristiwa jang dikisahkan, dapat merupakan suatu keadaan dan fakta jang benar-benar telah terdjadi atau se-kurang-kurangnja peristiwa jang dikisahkan itu mengandung pendekatan kepada jang sebenarnja, maka sekiranja apa jang tersurat dalam buku sedjarah ini, dapatlah merupakan suatu saluran pikiran untuk menempatkan peristiwa-peristiwa jang sebenarnja kedalam suatu pola penulisan sedjarah jang mengandung fakta kebenaran.
Sesuatu fakta kebenaran berpokok pangkal dari suatu sumber. Dalam rangka mentjapai tudjuannja jang abadi, sesuatu sumber mendjalani proses sedjarah. Sedjarah jang bernilai, ialah suatu penulisan jang objektif serta dapat mengugah hati nurani pembatjanja, untuk tetap setia pada hakekat dan falsafah sumbernja, sehingga para pembatjanja tetap bermawas diri terhadap nilai teladan sesuatu proses sedjarah, untuk didjadikan pedoman jang bernilai serta menjadari pemisahan segala hal, antara jang buruk dan jang baik.
Suatu hasil penulisan sedjarah jang dapat membawa masjarakat jang membatjanja kepada pikiran-pikiran jang kritis, kreatif dan konstruktif, adalah mengandung pengertian bahwa sedjarah jang diuraikan atau dikumpulkan, telah menempati perbendaharaan sedjarah jang bermutu tinggi. Hal ini hanja mungkin tertjapai, bilamana segala sesuatu jang tertera dalam uraian-uraian dimaksud, benar-benar pada hakiki dan kenjataannja, berpokok pangkal dari suatu kebenaran, jang dilaksanakan terus menerus diatas rel kebenaran dan diniatkan senantiasa untuk mentjiptakan kebenaran.
Bilamana kita menoleh sedjenak kepada peristiwa sedjarah 25 tahun jang lampau diwaktu tertjetusnja Proklamasi Kemerdekaan Republik
Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, maka suatu fakta sedjarah jang