Lompat ke isi

Halaman:Horison 10 1990.pdf/17

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini belum diuji baca

HAIKU MATSUO BASHO I Berlimpahan restunya - dalam jiwa- bunga-bunga kersa II Di ranting kering gagak menapak - - Benja limbur musimgugur III Kolam tua - katak terjun dan suara plung! bergema IV Seraut laut, betapa resahnya dan atas pulau Sado Bimasakti menggeliat bercahya V Kampung sepi, tanpa bunyi genta!0, apa kerja mereka disenjahari musimsemi? VI Setengahnya dengan tongkat berjalan dan sudah beruban - seluruh keluarga ziarah ke makam! VII Malam membenam meliput laut dan hingar itikliar memutih mengelam VIII Sekilau kilat ke dalam kelam mengelana selengking jerit bangau malam IX Sejuknya, dan senyap: ujung bulan perbani diatas Bukit Hitam Sayap X Rerumput musimpanas bertunas nyata Dari mimpi-mimpi jelita perjurit perkasa tersisa nyalanya Taniguchi Ruson I Hujan musimsemi! Tapi yah perut katak-katak kecil tak juga basah! II Tak kauberi puisi! sebagai balas - o jelita muda musimsemi berakhir kini III Bunga-bunga di pohon pira dan sijelita di bulan purnama membaca surat di sana IV Bunga yang gugur laju jadi kertas koyak tersia, dan sebuah sapu bambu V Betapa dingin kurasa, mengharu Sisir mendiang biniku, dalam kamar tersentuh tumitku VI Kapak yang kudengar berbunyi dari dalam hutan, betapa jauhnya dan burung pelatuk ini, dekat di sini VII Tukang-tukang tambang di atas rakitnya. - kelepak-kelepak jerami dibahunya lihat- melambai di badai baju-baju jelita bunga kersa!

Bahan-bahan: 1. Terasury of Asian Literature by John D. Yohannan 2. Bamboo Broom by H.G. Henderson HORISON/XXV/771--