Lompat ke isi

Halaman:Horison 08 1990.pdf/16

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

SAJAK-SAJAK
HERMANN HESSE

diterjemahkan oleh
Berthold Damshauser dan Ramadhan K.H.

LEWAT TEGALAN ...

Lewat angkasa mega merangkak
Lewat ladang angin bergerak,
Lewat tegalan ngembara
Anak ibuku yang hilang.

Lewat jalan daun dihembus,
Lewat pohonan burung memekik -
Di atas pegunungan nun di sana
Pastilah kampung halamanku nan jauh.

DALAM KABUT

Ajaib, berkelana dalam kabut!
Sepi tiap batu dan semak,
Tiada pohon melihat yang lain,
Masing-masing sendirian.

Dulu dunia untukku penuh sahabat,
Ketika kehidupanku masih cerah;
Kini, dengan turunnya kabut,
Tiada lagi seorang pun nampak.

Sungguh, tak ada yang bijak,
Yang mengenal kegelapan tiada,
Yang tak terhindar dan tanpa suara
Memisahkannya dari semua.

Ajaib, berkelana dalam kabut!
Kehidupan adalah kesepian.
Tiada manusia mengenal yang lain,
Masing-masing sendirian.

KEBAHAGIAAN

Selama engkau mengejar kebahagiaan,
Engkau belum matang untuk berbahagia,
Biarpun milikmu sudah segala kesayangan.

Selama engkau ngeluh karena ada yang hilang
Dan punya tujuan serta tiada tenang,
Kau belum tahu apa arti kedamaian.

Baru setelah engkau lepaskan segala keinginan,
Tak kenal lagi hasrat dan tujuan,
Tak lagi nyebut nama kebahagiaan,

Maka banjir segala kejadian
Tak lagi nyentuh hatimu, dan jiwamu tenang.

(Gluck)

PAGI SEKALI

Diterbangi perak
Ladang istirah dan bungkam,
Seorang pemburu ngangkat busurnyà,
Hutan gemuruh dan seekor Lerche[1] naik.

Hutan gemuruh dan Lerche yang kedua
Naik, dan luruh.
Seorang pemburu ngangkat mangsanya
Dan siang memasuki dunia.


HORISON/XXV/702

  1. Lerche = sejenis burung kecil (Alaudidae)