Aku bergulat dengan seorang Jumpuoh Tanpa tangan dia memepang kakiku Dan aku tak dapat mengalabkannya Lalu dia membakar sari hidupku Dari puncak gunung Kat Mereka Iemparkan schuah batu padaku Demikiarlah batu jatuh di depan kekiku Dan merusak hampir seluruh wajahku Di pohon poplar seekor ikan Mencotok asinan dalam getah Dan scekvr burucg bangau bertelur di sana Hei, mangertikah engkaun katanya ? Ketelinga si orang buta kubisikkan Dan si orang tuli mnenangkap maksudku Sedang si bisu menganyi dan mengucapkan Kata-kata yang berada di bibirke Sedang aku menyembelih sapi janian aku didakwa Aku merasa sangat mengesal Tapi sapi jantan masih panas badanoya datang dan
’ perkata -
Argsaku yang telah engkau sembelih Aku tak dapat menahan diri dari itu
Dan apakah yang dapat ku Jalnkan ? Lalu datang si penipu berkata
Mana baraku yang engkaw curi? Tentang penyu yang kukotori
Membabi-buta setia pada poresnya Ku tanya apa tujuannya ;
Dia hendak ke kota Kayseri Yunus segala kata yang kau ucapkan
Semuanya amat tak mungkin Makna-maknarya yang kabur menghilang
Dari pandangan buta mereka yang berkomplotan
.
3% %
Adakah di tempat ini seorang tak dikenal bagai diriku Kepala tenduk air mata melelch seorang tak dikenal , bagai diriku
Bertualang dari Anatolia ke Syria jauh hingga ke Persia
Alargkah ingirnye aku menemukan seorang tak di- kenal bagai diriku yang malaag
Janganlah ada orang mewibuang dirinya dalam api kerinduan pulang jerganiah ada orang yang terbakar Tuanku jangantah biarkan ada orang terbekar hagai diriku
Lidahku berkata mataku menangis dau aku terbakar wituk orang tak dikenal
Barangkati di langit bintangku adalah seorang tak dikenal bagai diriku yang malang
Badanku hangus oleh 2pi duka nestapa ini akan tetapi pada suatt hari maut akan catang menjemputku
Kecuali dalam kuburanku orang menemukan seorang tak dikenal bagai diriku yang malang ini
MereXxa akan berkata seorang yang tak dikenal telah mati dar mereka akan mendengar tentang ini tiga hari kemndian
Mereka akan memandikan jenazahnya dalam air sejuk se- orang tak dikenal bagai dirikn yang matang
Berkata Emre Yunus yang malang tak ada obat untok tukamy
Pergilah kini dan berkelanalah dari kota ke kota bagai diriku yang mafang ini
ee OK
|
va ~ i. fe Pe
HORISON / XV / 272