djawaboja arengetahui persoalan in adalah djalan jang baik kearah dia wab sebenarnja dari pada menutup djalan ini dengan memberikan djawa ban palsu. Dan barangkali dalam si kap ini dijawab jang sebenarnja (da- lam batas tertentu) diberikan. Djawab sebenarnja tentang bagaimana menda patkan kembali dimensi kedalaman tidak terberikan dengan bertambahnja djumlah anggota geredja atau peminat geredja. tidak djuga dengan mengala mi perubahan dan penjembuhan. Tapi djawab itu diberikan dalam kesadaran bahwa kita telah kehilangan dimensi terpenting dari kehidupan ini, jakni dimensi kedalaman dan bahwa tidak mudah untuk mendapatkannja kemba 1. Kesadaran itu dengan sendirinja membuat kita tertjengkam dalam kea daan dimensi kedalaman itu. Orang ang menjadari bahwa dia terpisahkan dari sumber hidup jang utama akan melihat bahwa dia tidak hanja terpi sabkan tapi djuga mendjadi terbentuk kembali. Dan inilah situasi kita. Apa jang paling penting kita butuhkan dan memiliki sebagian ialah penja daran dari keadaan berbahaja kita tan pa berusaha menutupinja dengan ideo- log duniawi maupun religius. Hidup aja kembali perhatian religius akan merupakan kekuatan kreatip dalam ke budajaan kita bila dia berkembang mendjadi aktivitas menjelidik hilang- nja dimensi kedalaman. Ini tidak berarti bahwa simbol reli- glus tradisional harus dibuang. Mereka memang telah kehilangan hakekatnja jang mengakibatkan muntjulnja reaksi kritis terhadapnja. Tapi mereka tidak kehilangan hakekat jang sesungguhnja jakni mendjawab persoalan jang ada pada eksistensi manusia dengan smbol jang kuat, jang memberi ama nat dan menjelamatkan. Bila hidupnja kembali religi menghasilkan pengertian baru terhadap simbol lama dan arti- nja pada situasi kita dan bukan dja- wab jang tidak masak lagi palsu, dia mendjadi faktor kreatip dalam kebuda- jaan kita dan faktor jang menjelamat- kan bagi mereka jang hidup setjara terasing, tjemas dan putusasa. Djawa- ban religius selalu punja sifat "terle- pas dari." Terlepas dari hilangnja di- mensi kedalaman, kekuatan tetap ha- dir dan terutama dia hadir dalam me- reka jang berkesadaran akan kehilang annuja dan sedang berusaha mendapat kannja kembali dengan kesungguhan jang sepenuhnja (terdj. Soe Hok Djin) POSISI SASTRA Sambungan dari hal, c hidup rohaniahnja, sastra keagamaan akan menempati tempat jang wadjar bagi setiap genre sastra lainnja.
Jang terpenting dari harapan² kepada genre sastra ini adalah bahwa ia akan bisa mempengaruhi pemeluk² suatu agama tertentu untuk lebih toleran terhadap golongan² lain, bekerdja sama bagi kemerdekaan manusia; sebab sebagai kesusastraan ia bisa mengilhami kreatifitas, persatuan dan gotong-rojong antara golongan. Masalah² jang kita hadapi sekarang adalah tuntutan akan hal² tersebut.
Sedjarah akan tjenderung mengikis sektarisme, fanatisme dan kekolotan, dan berbahagialah sastra keagamaan apa bila ia sadar akan kehendak sedja rah ini. * * *
Djakarta, 7 Djuli 1964
BUKU TERLARANG (1960) DEMOKRASI KITA Oleh: DR. MOHAMMAD EATTA Diterbitkan kembali (1966) dengan idzin chas Bapak DR. MOH. HATTA dan persetudjuan J.M. Menteri Djaksa Agung (surat Kementerian Kedjaksaan tgl. 30 Mei 1966 No. 14/Humas/V/'66). Buku kerjil dengan mutu politik tinggi ini harus dimiliki/dibatja oleh setiap warganegara jang berfikir serta perlu direnungkan setjara mendalam. Ditjetak dalam dua edisi : Edisi kertas-koran Edisi kertas HVS Rp. 3- Rp. 5. MESDJID PUSAT IBADAT DAN KEBUDAJAAN ISLAM Karangan: DRS. SIDI GAZALBA Suatu pemikiran dan penafsiran kembali adjaran esensi dan masalah IS LA M. Buku jang oleh Lemba ga Pembina Pendidikan Agama pada Perguruan Tinggi Departemen P.T.I.P. dalam suratnja No. 031/Lepp /64 tel. 8 Mei 1964 dinjatakan sebagai textbok dalam mata kuliah pendidikan agama (ISLAM) pada tiap UNIVERSITAS/INSTITUT NEGERI di seluruh Indonesia Harga ILMU ADMINISTRASI Oleh: DJOHAN MALUDIN dkk. Rp. 30.- Buku untuk mengikuti Rentjana Peladjaran S.M.P. GAJA BARU jang telah disjah kan oleh Djawatan Pen- didikan Umum Dep. P.D.&.K. untuk dipakai pada S.M.P. diseluruh Indonesia. Harga: Djilid I Djolid II Djolid HI Rp. 4.50 Rp. 5- Rp. 6,- Penerbit: P.T. PUSTAKA ANTARA Djalan Modjopahit No. 28 Telp. 41321 DJAKARTA Pesunaz Luar Kota ditambah porto 20% sedikitnja Rp. 1,- HORISON-29