Oleh karena itu bertambahlah kemarahannya sebab merasa dikelabuhi anak kecil, kemarahannya seperti juga api yang disiram bensin.
― Ayah jangan tergesa gesa tidak percaya dan marah terus²an dengan tiada alasan.
Kalau ayah ingin membuktikan, Pekhupun juga turut berkunjung kemari.
― Apa? Pekhümu juga turut berkunjung kemari ? Geladak keparat, omong seenak udelnya sendiri. Dimana Pekhu yang kau katakan itu ? Di mana ! ?
― Ini berada disaku Loji (anakndá ).
Sebelum ayahnya marah terlebih jauh, Locia südah mengeluarkan ular kecil mungil dari dalam sakunya.
― Inilah Pekhu ayah, biarlah Pekhu berubah keasalnya.
Ular kecil itu lalu dilemparkan keudara ciciiitt. seeseeess. sesees. .
Tubuh ular kecil berwarna ungu yang mengapung itu mendesis dan berkeloget keloget, dan berubah menjadi Ngokong sinaga raja lautan timur.
44