Hek-swan-hong terpekur, sesaat ia becara : “Holin adalah ibu kota. Mongol, satu dian- taranya orang berasal dari. Holim! Kemung- kinan besar adalah spion yang diutus Khin besar mereka kesini !”
“Tapi seorang yang lain berasal dari Tay toh adalah ibu kota kerajaan Kim. Apakah mungkin orang ini juga utusan raja Kim? Meski Mongol dan kerajaan Kim penah menanda tangani sebuah perjanjian. bagaimana juga mereka adalah musuh.”
“Itu hanya rekaanku saja. Eh, urusan ini benar benar janggal dan aneh.”
Ketiga orang itu sepakat untuk memberi tahu rahasia ini kepada In-tiong-yan supaya dia yang ke Liang-san mencuri Ping-hoat itu jelas bukan, kalau In-tiong-yan sepihak dengan mereka. Maka kemungkinan In-tiong-yan adalah orang Kim, mungkin dari suku Cirdan juga mungkin dari bangsa Mongol. Tapi pendek kata dia bukan orong Han.”
8