Halaman:Himpunan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (1984).pdf/68

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Pasal 123.

Pada pembubaran Senat, seperti termaksud dalam pasal 37 dari Konstitusi, maka dibuat suatu daftar dari surat-surat permohonan yang sedang dibicarakan dengan disebutkan hari penerimaan dan tingkatan pembicaraan.

BAB XIV.

TENTANG PENDENGAR-PENDENGAR

Pasal 124.

(1) Pendengar-pendengar dilarang menyatakan tanda-tanda setuju atau tidak setuju.

(2) Ketua berkewajiban untuk mempertahankan larangan ini dan untuk memelihara ketertiban yang sepatutnya.

(3) Apabila dilanggar, ia da pat me min ta pendengar-pendengar atau terbatas pada pendengar-pendengar yang mengganggu atau telah mengganggu ketertiban supaya keluar.

(4) Ketua berhak menyingkirkan pendengar-pendengar yang tidak memperhatikan kesopanan.

BAB XV.

PERATURAN PENUTUP.

Pasal 125.

Mengadakan perobahan, atau tambahan dalam peraturan ini dapat dilakukan dengan cara sebagaimana telah ditentukan dalam pasal-pasal 81 sampai dengan 86 mengenai usul-usul, undang-undang, yang dimaksud dalam ayat pertama pasal 128 dari Konstitusi.

Pasal 126.

Dalam semua hal yang tidak diatur dalam Peraturan ini, atas usul Ketua, diputuskan oleh Senat.

64