Halaman:Himpunan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (1984).pdf/588

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Pasal 145.

(1) Rancangan Undang-Undang tentang Tambahan dan Perubahan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara disampaikan oleh Presiden kepada DPR sebelum Tahun Anggaran yang bersangkutan berakhir.

(2) Pembahasan dan penyelesaian Rancangan Undang-Undang tentang Tambahan dan Perubahan atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dilaksanakan sepert i pernbahasan dan penyelesaian Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan menernpuh prosedur singkat, dan diusahakan agar selesai selambat-lambatnya satu bulan setelah Pemerintah menyampaikan penjelasan mengenai Rancangan Undang-Undang tersebut kepada Rapat Paripurna

Pasal 146.

Pembahasan dan penyelesaian Rancangan Undang-Undang tentang Perhitungan Anggaran Negara dilaksanakan dengan menempuh prosedur singkat.

BAB XV

TATA CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Ketentuan Umum

Pasal 147

(1) Pengambilan keputusan adalah proses penyelesaian terakhir suatu masalah yang dibicarakan dalam rapat DPR.

(2) Pengambilan keputusan dalam rapat DPR pada asasnya diusahakan sejauh mungkin dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat.

(3) Apabila cara pengambilan keputusan sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) tidak mungkin lagi, maka keputusan diambil berdasarkan suara terbanyak.

Pasal 148.

(1) Semua jenis rapat DPR dapat mengambil keputusan,

(2) Keputusan rapat DPR berupa persetujuan atau penolakan.

Pasal 149.

(1) Setiap rapat DPR untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan mufakat memerlukan kuorum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 152, dan untuk dapat mengambil keputusan berdasarkan suara terba-

596