Halaman:Himpunan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (1984).pdf/391

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


kesempatan untuk memberikan penjelasan tentang maksud dan tujuan daripada Rancangan Undang-undang Usul Inisiatif tersebut, Kemudian kepada anggota Badan Musyawarah diberi kesempatan untuk mengadakan tanya-jawab dengan para Pengusul.

{6) Terhadap penyelesaian selanjutnya berlaku ketentuan-ketentuan pasal 90 sampai dengan 94 dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang Khusus berlaku dalam pembahasan Rancangan Undang-undang Usul Inisiatif tersebut,

Pasal 100.

(1) Selama suatu Rancangan Undang-undang Usul Inisiatif belum disetujui menjadi Rancangan Undang-undang Usul Inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat, para Pengusul berhak mengajukan perobahan atau menariknya kembali.

(2) Pemberitahuan tentang perobahan atau penarikan kembali disampaikan dengan tertulis kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat dan harus ditanda-tangani oleh para Pengusul, kemudian diperbanyak dan disampaikan kepada para anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Pasal 101.

Apabila jumlah penanda-tangan Rancangan Undang-undang Usul Inisiatif dan usul-usul lain yai:ig belum memasuki pembicaraan tingkat I ternyata menjadi kurang dari 30 (tiga puluh) orang sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) pasal 99, maka harus diadakan penambahan penanda-tangan hingga jumlahnya menjadi sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) orang dan tidak hanya terdiri dari satu Fraksi.

Apabila sampai dua kali masa persidangan jumlah penanda-tangan yang diperlukan tidak dapat dipenuhi, maka usul yang bersangkutan menjadi gugur.

Peraturan Pemerintah sebagai Pengganti.

Undang-undang.

Pasal 102.

Peraturan Pemerintah sebagai Pengganti Undang-undang sebagaimana dimaksud dalam pasal 22 Undang-undang Dasar 1945 dibicarakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada kesempatan pertama dalam masasidang setelah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang dikeluarkan.

399