Halaman:Himpunan Peraturan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (1984).pdf/103

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


kan para peninjau yang mengganggu ketertiban untuk meninggalkan ruangan.

(4) Ketua berhak, untuk mengeluarkan peninjau-peninjau yang tidak memperhatikan kesusilaan umum.

PENUTUP

Pasal 133.

(l) Usul-usul perubahan dalam peraturan ini dimajukan kepada Panitia Rumah Tangga untuk diteruskan beserta pertimbangannya kepada rapat Pleno DPR yang memutuskan apakah usul itu diterima atau ditolak ataupun diterima dengan perubahan.

(2) Apabila usul perubahan termaksud dalam ayat 1 dianggap penting oleh DPR, maka usul itu diserahkannya kepada Bahagian-bahagian, Seksi atau suatu Panitia Khusus untuk diperiksa lebih dahulu.

(3) Untuk pemeriksaan termaksud dalam ayat 2 berlaku ketentuan-ketentuan dalam pasal 37 sampai pasal 61.

Pasal 134.

Semua hal yang tidak diatur dalam peraturan ini diputuskan oleh DPR.

Pasal 135.

Peraturan ini dinamakan "Peraturan Tata-tertib Dewan Perwakilan Rakyat" dan mulai berlaku pada hari ditetapkannya (27 September 1950).

TAMBAHAN
LEMBARAN NEGARA R.I.

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

No. 282.

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK IDONESIA. TATA TERTIB. PENGUBAHAN-PENGUBAHAN Keputusan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, tentang mengadakan pengubahan-pengubahan dalam Peraturan Tata-Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

101