Lompat ke isi

Halaman:Hikajat Khonghoetjoe.pdf/16

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini belum diuji baca

— 12 —

itoe tiada loepoet memangkoe gelaran besar dan dihormati oleh orang banjak. Sampe pada tahon Mesehi 1784, kaoem bangsawan itoe telah berdjalan sampe pada toeroenan jang ka—71.

Sabagimana jang kataoean dengan pasti, atsal-oetsoelnja KHONGHOETJOE ada meningkat sampe kapada saorang bang­sawan bernama SIAT, dan menoeroet kasaksiannja pengarang-pengarang dari hikajat bangsa Tjina, ini SIAT ada djadi satoe toeroenan dari baginda keizer OEITEE. Pada 2237 tahon sabelon ada tahon Mesehi, ini SIAT ada dibri djabatan di dalam pakerdjaännja ferdana mantri oleh baginda keizer SOEN jang amat termashoer dan bertachta di karadjaän Tjina menggantiïn baginda keizer GIAUW, jang bertachta pada masa ada bandjir amat besar jang mendatangken ba­njak karoesakan pada karadjaän Tjina. Kerdjaännja SIAT di dalam djabatannja itoe, mengoeroesi segala perkara jang teritoeng pada adat-lembaga, dan memalihara adab sopan. Ija poenja hati jang djoedjoer, ija poenja boedi dan kalakoeän baik, ada terbitken lantaran, aken baginda keizer koerniaken padanja satoe gandjaran, jang bertimbang sama kerdjaän bagoes, jang telah diperboewat olehnja aken goena Negri. Soepaja ija djadi satoe radja, baginda briken kapadanja satoe tanah bernama Siang jang ada di dalam provincie Holam.

Tigabelas orang toeroenannja ada meroentoen bertachta di itoe karadjaän ketjil, sampe pada masa baginda radja SENGTONG, jang di dalam tahon 1766 sabelon tahon Mesehi — sedang ija sendiri tida ada niatan hati aken djadi radja besar — diangkat ka atas tachtanja keizer oleh sekalian pembesar dan lain-lain radja ketjil, demikianlah djoega oleh sekalian boemi-poetra.

Dengan semajam di atas ini tachta, baginda SENGTONG membri nama SIANG pada kaoem sendiri, jaitoe dengan me-