Lompat ke isi

Halaman:Graaf De Monte Christo 30.pdf/11

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca
— 1741 —

Inilah membikin ijang Julie boleh pegang itoe djimatnja ijang Monte Christo sudah loepah ambil, maka Julie lantas tarik sama Emmanuel kaloewar sembari berkata: „biar tinggalin graaf sendirian."

Monte Christo tinggal sendirian sama Morrel, ijang berdiam di sitoe, seperti toenggak. Maka katanja Monte Christo sembari pegang poendaknja Morrel: „Maximiliaan apa kaoe ini soedah dapet ingatan manoesia lagi?”

„Ja, sebab akoe merasa aa akoe aes hati, seperti di iris-iris.“

„Djidatnja, Mante Christo menbksroct dan ija seperti tida taoe apa misti bikin, abis katanja :

„Maximiliaan-Maximiliaan, pikiranmoe sekarang ini boekan pikiran orang ijang taro pertjaja pada Allah ijang maha Toenggal.“

„O!" berkata Morrel, „soedah djangan kaoe takoet, toewan” Morrel angkat kepalanja sembari bermesem ijang teramat sedi roepanja, „djangan toewankoe koewatir, akoe tida nanti tjari lagi kematiankoe sendiri."

„Djadi kaloe begitor, djangan ingat sendjata, djangan hilang pengharapen lagi." berkata Monte Christo.

Tida oesah, sebab terlebih mandjoer lagi dari pistol atawa oedjoeng pedang, ija itoe doeka tjita harikoe."

„Ach, apa kaoe anak ketjil?"

„Ja, memang doeka tjita hatikoe, ija itoelah ijang nanti melajangken njawakoe aken ketemoein Valentine."

„Maximiliaan sobat ijang tertjinta, dengarlah" demikian katanja Monte Christo, dengan soewara ijang teramat sedinja, „dengarlah! Pada soewatoe hari, koetika akoe djoega hilang pengharapen, maka akoe djoega dapet niat seperti