23
Dalam penyebutan dan penunjukan konsep itu pada halaman-halaman penguraian akan ditulis nomor urut (seperti dalam lampiran 1) sebagaimana halnya dengan penyebutan dan penunjukan titik pengamatan.
Di dalam bab ini akan dikemukakan berturut-turut unsur-unsur bahasa Minangkabau secara umum dan variasi pemakaiannya di daerah Kabupaten Pesisir Selatan menyangkut masalah fonetik/fonologi dan beberapa segi tentang masalah leksikal. Oleh karena semuanya itu harus dibantu dengan pemetaan, dalam peta-peta yang bersangkutan hanya disebut nomor dan halamannya, sedangkan peta unsur bahasa itu sendiri akan dikemukakan di dalam bab berikutnya.
3.1 Fonologi
3.1.1 Fonologi Bahasa Minangkabau
Bahasa Minangkanau memiliki vokal, konsonan, dan diftong (Tamsin Medan, 1980:5) seperti dalam tabel berikut ini.
| Jenis | Depan Tidak bulat |
Tengah Tidak bulat |
Belakang Bulat |
|---|---|---|---|
| Tinggi | i | ― | u |
| Sedang | e | e | o |
| Rendah | a |