Lompat ke isi

Halaman:Geografi Dialek Bahasa Minangkabau.pdf/46

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

BAB III DESKRIPSI DIALEK BAHASA MINANGKABAU
DI DAERAH PESISIR SELATAN


3. Pengantar

Pendeskripsian dialek bahasa Minangkabau di daerah Pesisir Selatan ini didasarkan kepada berian-berian yang diperoleh dari 26 titik pengamatan. Masing-Masing titik pengamatan itu diasumsikan sebagai titik pengamatan yang berdiri sendiri, bertaraf sama, serta dipandang mewakili nagari-nagari yang berdekatan. Di Pesisir Selatan itu terdapat 37 buah nagari.

Berian itu diperoleh dan dicatat melalui teknik-teknik yang telah dikembangkan oleh para ahli seperti yang dikemukakan dalam Ayatrohaedi (1978) dan Medan (1980-64). Berian itu dijangkau dengan konsep-konsep yang terdiri dari:

  1. konsep morfologi sebanyak 104 buah;
  2. konsep leksikal sebanyak 585 buah; dan
  3. konsep fonetik/fonologi.

Berian fonetis dan morfologis akan dibahas dan dipetakan seperlunya dan hanya terbatas kepada berian-berian yang besar perbedaan dan tajam kekontrasannya. Berian yang akan dinilai lebih banyak adalah berian-berian leksikal sesuai dengan tujuan pemetaan dialek yang menjadi tugas penelitian ini.

Konsep leksikal terdiri dari 200 konsep yang berpadanan dengan kosa kata daftar Swadesh {Blust, 1979} dan 385 konsep kosa kata yang diasumsikan akan mengghasilkan berian yang berbeda dan terdapat pada semua titik pengamatan. Konsep-konsep itu diurut dalam sebuah daftar klasifikasi semantis dalam bahasa Minangkabau dengan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Semuanya itu diterapkan

pada lampiran 1 dalam laporan penelitian ini.

22