12
buang Tigo Baleh yang memperlihatkan pengelompokan dialek yang sama dengan daerah Kubuang Tigo Baleh itu (Medan, 1980:232).
2.2 Keadaan Umum
Pada bagian ini akan dipaparkan secara selintas mengenai keadaan umum Kabupaten Pesisir Selatan, tempat penelitian dilakukan. Keadaan umum yang dimaksud meliputi letak geografis, luas wilayah, jumlah penduduk, mata pencaharian, pendidikan, dan mobilitas penduduk. Penampilan keadaan umum ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang kabupaten itu dalam cakrawala yang lebih luas.
2.2.1 Letak Geografis dan Luas Wilayah
Kabupaten Pesisir Selatan meliputi daerah seluas 5.700,6 kilometer persegi, terletak di antara 0° 59' dan 2° 29' Lintang Selatan dan di antara 100° 19' dan 100° 18' Bujur Timur. Jika dibandingkan dengan luas daerah Propinsi Sumatera Barat yang luasnya seluruhnya 42.297,3 Km2, Kabupaten Pesisir Selatan meliputi 13,48% dan merupakan kabupaten terluas setelah Padang Pariaman, Pasaman, Solok, dan Sawahlunto/Sijunjung.
Daerah ini merupakan daerah kabupaten yang terpanjang di Sumatera Barat; letaknya membujur dari arah barat laut ke arah tenggara—sesuai dengan letak pulau Sumatera—. Panjangnya lebih dari 230 km, sedangkan jarak antara Padang dan nagari Silaut yang terletak di ujung paling selatan kabupaten itu adalah 247 km.
Sesuai dengan namanya, Pesisir Selatan, kabupatn ini memang terletak di pesisir bagian selatan Propinsi Sumatera Barat. Sebelah utara berbatas dengan Kotamdya Padang, sebelah selatan berbatas dengan Propinsi Bengkulu, sebelah barat berbatas dengan Lautan Indonesia dan sebelah timur berbatas dengan Kabupaten Solok dan Propinsi Jambi.
Di kabupaten itu terdapat tujuh kecamatan, yaitu kecamatan Koto XI Tarusan dengan ibu kotanya Tarusan, Bayang dengan ibu kotanya Pasar Baru, IV Jumi dengan ibu kotanya Painan, Barang Kapas dengan ibu kotanya Pasar Kuok, Lengayang dengan ibu kotanya Kambang, Ranah Pesisir dengan ibu kotanya Balai Selasa, dan Pancung Soal dengan ibu kotanya Indorapura. Seluruh kenagarian di ketujuh kecamatan itu berjumlah 36 buah.
Painan, ibu kota kabupaten ini terletak di Kecamatan IV Jurai. Dengan demikian, Painan menempati tiga fungsi, yaitu sebagai ibu kota kabupaten, ibu kota kecamatan, dan sebagai kanagarian di dalam kecamatan