BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang dan Masalah
Objek penelitian tentang geografi dialek bahasa Minangkabau ini objek dibatasi pada daerah Kabupaten Pesisir Selatan, yakni suatu daerah pakai bakai Minangkabau yang terletak paling selatan dalam wilayah Propinsi Daerah Tingkat 1 Sumatera Barat. Penelitian-penelitian geografi dialek bahasa Minangkabau berikutnya akan mengambil lokasi di daerah lain yang juga berada dalam wilayah pemakaian bahasa Minangkabau itu.
Bahasa Minangkabau adalah salah satu bahasa daerah di Indonesia di samping bahasa-bahasa lainnya. Di daerah Minangkabau bahasa Minangkabau merupakan bahasa pertama (bahasa ibu). Di samping itu, juga merupakan alat komunikasi antar keluarga dan antar anggota masyarakat dan sebagai alat pendukung kebudayaan daerah. Oleh karena itu, bahasa itu juga melambangkan identitas dan kebanggaan (Isman, 1978).
Sesuai dengan perkembangan masyarakat dalam rangka mengisi kemerdekaan bangsa di segala bidang, bahasa Minangkabau mengalami perkembangan. Persentuhan bahasa yang terjadi, baik dengan bahasa Indonesia maupun dengan bahasa daerah yang berdekatan akan lebih memungkinkan perkembangan bahasa itu. Selain itu, seperti perbedaan keadaan geografi, adat-istiadat, dan situasi daerah. Terlihat variasi pemakaian bahasa, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan suatu petunjuk terjadinya perkembangan yang dimaksud.
Di daerah Pesisir Selatan sebagian besar nagari terletak di pinggir laut. Tidak jarang daerah itu --sebagai daerah terbuka--disinggahi atau ditempati oleh pendatang-pendatang baru. Selain itu, sebagian dari daerah Pesisir Se-