Halaman:Garuda Perdamaian (Garuda Indonesia, 1957).pdf/54

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


pasukan lainnja. Sementara itu pasukan-pasukan Fedajeen Syria mulai beraksi meletuskan pipa-pipa minjak kongsi Anglo Iraq Oil Company, jang melintasi daerah Syria.

Sedjalan dengan djatuhnja Sinai, pada tanggal 4 Nopember kesatuan-kesatuan angkatan laut Inggris mulai gerakannja menudju Suez dan mulai dengan pemboman dengan meriam untuk melindungi pasukan-pasukannja jang akan didaratkan nanti. Pada tanggal 6 Nopember pasukan-pasukan Inggris-Perantjis mulai diberangkatkan dari Cyprus, sehingga pada tanggal 7 Nopember Mesir mengalami serangan jang besar-besaran. Angkatan udara sekutu mengadakan penjerangan terhadap semua instalasi radar, meriam-meriam pertahanan pantai dan meriam-meriam penangkis pesawat udara disamping pemboman dari kapal-kapal perang jang terus-menerus. Port Said mengalami pemboman jang paling hebat, sebagai persiapan untuk menurunkan pasukan-pasukan pajung Inggris-Perantjis. Pada hari selasa tanggal 6 pasukan-pasukan pajung telah berhasil mendarat di Port Said. Komandan pasukan Inggris meminta kepada komandan pasukan Mesir di Port Said untuk menjerah.

Tetapi sjarat-sjarat penjerahan jang ditawarkan semuanja ditolak.

Inggris-Perantjis mulai dengan serangan-serangan kembali dan mulai mendaratkan Brigade Komando Inggris jang terkenal itu di Port-Said, untuk membantu pasukan-pasukan pajung jang telah diturunkan. Pendaratan Komando Brigade segera di-ikuti pendaratan pasukan-pasukan dari Laut. Angkatan Perang Mesir, Polisi dan penduduk melakukan perlawanan mati-matian dari rumah-kerumah dan disepandjang djalan terdjadi pertempuran jang hebat. Inggris-Perantjis mengadakan pemboman terhadap kota Port-Said dengan membabibuta dengan tidak membedakan lagi apakah itu instalasi militer atau rumah-rumah penduduk biasa.

Korban manusia preman, laki-laki, perempuan, anak-anak bergelimpangan dibawah tumpukan puing-puing reruntuhan rumah.

Selandjutnja pada hari itu Perantjis mengumumkan bahwa pasukan pajung Perantjis jang dibantu pasukan pajung Inggris telah berhasil merebut Port-Fuad.

50