Halaman:Garuda Perdamaian (Garuda Indonesia, 1957).pdf/30

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Tahun 1923 ada 4621 kapal, diantaranja jang 2834 adalah kapal Inggris.

Tahun 1927 ada 5545 kapal, diantaranja jang 3805 adalah kapal Inggris.

Dengan demikian kapal Inggris menundjukkan angka 57,1% dari seluruh pelajaran di terusan Suez. Diantara pengangkutan jang penting ialah supply minjak Timur Tengah untuk negara-negara Eropa Barat.

Oleh karena itu dipandang perlu untuk memberi sedikit gambaran tentang sumber dan produksi minjak di Timur Tengah.

Sumber-sumber minjak di Timur Tengah dapat digolongkan sbb:

a. Sumber-sumber Khuzistan di Iran Barat Daja.

b. Sumber-sumber di Irak Utara — Irak Barat Laut.

c. Sumber-sumber di Saudi Arabia dan sumber-sumber di Teluk Emas Persia.

d. Sumber-sumber Mesir Timur Laut.

Supply minjak ke Eropa Barat.

(dalam djutaan barrel)

th. 1939 th. 1948 th. 1951
Djumlah keperluan Suppliers: 299 345 239
Timur Tengah 70 (23%) 133 (39%) 360 (82%)
Amerika Serikat 88 (30%) 39 (11%) 16 (4%)
Daerah lain didunia barat 141 (47%) 172 (50%) 63 (14%)

Melihat perbandingan-perbandingan diatas, maka teranglah bahwa negara-negara Eropa Barat sangat tergantung kepada Timur Tengah dalam hal kebutuhan minjak.

Djika kebutuhan ini tak dapat dipenuhi, industri-industri di Eropa Barat akan mengalami kemunduran dan dengan demikian lumpuhlah seluruh sendi perekonomian bangsa-bangsa itu.

Keadaan ini telah terbukti ketika terusan Suez tertutup untuk pelajaran. Inggris dan Perantjis mengalami kekurangan minjak hingga kendaraan-kendaraan tidak dapat berdjalan dan terpaksa ditarik dengan kuda.

27