Halaman:Garuda Perdamaian (Garuda Indonesia, 1957).pdf/138

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi
SAJA DITUGASKAN KE MESIR.

I. KOESNANDlR - Lts.

Sengadja baru sekarang saja menulis untuk teman-teman sekalian di Indonesia. Karena apa? Selama ini dengan penuh perhatian saja menunggu berita hangat dari keluarga saja sendiri di Tanah-air. Barulah 10 hari jang lampau kuterima surat dari rumah, bahwa isteri saja telah melahirkan anak dengan selamat pada tanggal 6 Djanuari 1957 djam 06.10. Berita mengenai bevalling ini telah saja dengar pula sewaktu kedatangan pasukan pada tanggal 12 Djanuari 1957, tetapi berita tersebut, masih bersimpang siur. Ada jang mengabarkan melabirkan dua orang anak kembar, dirawat dirumah sakit Panti-Rapih dan sebagainja. Seperti mungkin Saudara telah maklum saja berangkat mendahului pasukan pada tanggal 2 Djanuari 1957 sebagai anggauta Advance Party Bn. Djadi saja berangkat ke Mesir 4 hari sebelum anak kami jang ke-5 lahir. Dapatlah kiranja teman-teman goreskan, bagaimana perasaan hati seorang bapak jang sedang mendengar dan menunggu berita jang sematjam itu tadi. Bersjukurlah kami kepada Tuhan Jang Maha Esa, bahwa isteri beserta anak kami dalam keadaan jang sehat wal'afiat. Tidak kembar, dan tjantik manis pula parasnja .......... kata ibunja. Mudah-mudahan dalarn achir tahun ini dapatlah kami melihat dan kuraih akan wadjah anak kami tersebut.

Itulah sebabnja teman-teman, Saudara-saudara sekalian. Dan kini kumulailah tjerita kami semendjak pemberangkatan dari Tanah-Air sampai sekarang ini. Tetapi dengan perdjandjian sebelumnja, bahwa dengan tulisan saja ini saja berharap akan menerima surat-surat lebih banjak lagi dari Tanah-Air, dari Saudara-saudara sekalian.

Kami berangkat bersama-sama dengan anggauta Advance Party Bn. Garuda 1 sebanjak 36 orang dibawah pimpinan Majoor Soetikno Kepala Garuda I Bn. Dari Djakarta berangkat pada tanggal 010217.30 dengan menumpang pesawat terbang U.S. Navy Military Air Transport Service. Pesawat tersebut chusus diperuntukkan rombongan kita, jang disamping dapat memuat 40 orang penumpang memuat pula 5 ton barang-barang, Djadi pemberangkatan kami ini tidak dengan pesawat Globemaster Type C-124 seperti jang dipergunakan pemberangkatan Pasukan Batalion.

Diperdjalanan tidak perlu kami tjeritakan, jang pada pokoknja dari Djakarta terus Bangkok-Calcutta-Dahran-Beyruth dan achirnja Abu Suweir.

Pada tiap-tiap pemberhentian tersebut pada umumnja beristirahat 2 djam di Airport, hingga tanggal 010323.00 kita telah mendarat di Beyruth. Di Beiruth kita bermalam di Kamp Tentara Libanon, karena esok harinja akan ganti

134