Halaman:Garuda Perdamaian (Garuda Indonesia, 1957).pdf/109

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Pada tanggal 20 Djuni 19... Abdullah dibunuh oleh komplotan dimesdjid Darulsalam. Kemudian ia diganti oleh puteranja Talal, tetapi radja Talat djatuh sakit.

Berhubung puteranja Husein masih belum dewasa, maka Naif adik Talal bertindak sebagai walinja. Setelah Husein dewasa, beliau dinobatkan sebagai radja Jordan pada tanggal 2 Mei 1953.

Demikianlah antara lain benih-benih pertikaian politik antara negara-negara Arab sendiri kedalam, walaupun keluar sikapnja terhadap Israel satu. Sikap negara-negara Arab terhadap Israel satu, jakni: ,,Berusaha mengisolir dan melenjapkan negeri itu", karena dengan adanja negara tersebut ditengah-tengah negara Arab dipandangnja sebagai kanker ditubuh Arab; walaupun sikap politiknja terhadap Palestina selandjutnja mereka bertjerai-berai.

Sebaliknja Israel memiliki pula tudjuan politik sendiri, jaitu membuat kenjataan adanja negara Israel jang diakui oleh dunia. Berhubung letaknja jang dikelilingi negara-negara Arab jang penduduknja 40 djuta banjaknja itu, maka Israel berpendapat bahwa kelangsungan hidupnja hanja tergantung kepada kekuatan militernja. Selain itu Israel mengalami kesulitan dalam lapangan perekonomiannja berhubung makin padatnja penduduk (imigran berdjalan terus), sedangkan tanah pertanian tidak tjukup. Untuk meluaskan tanah pertanian, ia mengharapkan semenandjung Sinai dan Gaza jang berada ditangan Mesir jang penting artinja pula dari sudut perluasan perdagangan. Selain itu ia mengingini pula dataran sungai Jordan jang direbut Jordania. Untuk berlangsungnja perdagangan dengan dunia luar — terutama ke Asia — Israel menuntut kebebasan lalu-lintas diterusan Suez dan keamanan pelajaran diteluk Aqaba. Sedangkan lalu-lintas diterusan Suez dilarang Mesir, dan teluk Aqaba jang menghubungkan laut Merah dan Teluk Persia didjaga kuat oleh Mesir dan Arab Saudi.

Dengan demikian maka kita sekarang tahu apabila Israel berusaha menggunakan kesempatan sebaik-baiknja, dengan adanja perselisihan Mesir dan lnggris-Perantjis tentang terusan Suez. Dan dengan segala senang hati melantjarkan agressinja terhadap Mesir, untuk memberi kesempatan kepada lnggris menduduki terusan Suez kembali. De-

105