Lompat ke isi

Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/70

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

nya untuk membangun dan memperbesar ceruk. Namun spesies yang berhasil memperbesar ceruk di lingkungannya juga memperbesar situasi ekologis secara keseluruhan. Meminjam frasa perancang kota Erwin Anton Gutkind, "memperluas lingkungan -expanding environment" ini, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk spesies, yang dengannya ia memasuki hubungan yang seimbang. [1]

Bagaimana konsep-konsep seperti ini berlaku untuk teori sosial? Bagi banyak pembaca, saya kira seharusnya sudah cukup untuk mengatakan bahwa, karena manusia adalah bagian dari alam, lingkungan alam yang meluas membesarkan dasar perkembangan sosial pula. Tapi jawaban atas pertanyaan itu, menurut saya, jauh lebih dalam daripada yang diperkirakan banyak ekolog dan libertarian. Sekali lagi, izinkan saya untuk kembali ke prinsip keutuhan dan keseimbangan ekologi sebagai produk keanekaragaman.

Dengan mengingat prinsip ini, langkah pertama untuk menuju pada sebuah jawaban, diberikan dalam satu bagian tulisan Herbert Read's, The Philosophy of Anarchism. Dalam menyajikan “ukuran kemajuannya,” pengamatan Read menunjukan bahwa: “kemajuan diukur dengan tingkat diferensiasi dalam masyarakat. Jika individu itu adalah unit dalam korporasi massa, hidupnya akan terbatas, kusam, dan mekanis. Jika individu itu adalah unit tersendiri, dengan ruang dan potensi untuk tindakan terpisah, maka dia mungkin saja

mengalami lebih banyak resiko atau kecelakaan, tapi setidak

26

  1. Saya tidak ingin melontarkan Gutkind dengan gagasan yang telah saya kemukakan di atas, tapi saya yakin akan sangat baik apabila anda membaca pula karya Gutkind mengenai komunitas dalam The Expanding Environment: The End of Cities-The Rise of Communities (London: Freedom Press, 1953).