Tentu saja, kita bisa beralih ke bahan bakar nuklir, tapi sangat sulit untuk memikirkan limbah radioaktif mematikan yang memerlukan pembuangan jika reaktor listrik menjadi sumber energi utama kita. Akhirnya, sebuah sistem energi yang berbasis pada bahan radioaktif akan menyebabkan kontaminasi lingkungan yang meluas -pada awalnya dalam bentuk yang halus, tapi kemudian menjadi masif dan memungkinkan skala yang destruktif.
Atau, kita bisa menerapkan prinsip ekologis untuk mengatasi masalah energi kita. Kita bisa mencoba untuk membangun kembali pola energi regional sebelumnya, menggunakan sistem gabungan energi yang disediakan oleh angin, air, dan tenaga surya. Kita akan dibantu oleh perangkat yang lebih canggih daripada yang diketahui nenek moyang kita di masa lalu. Kita sekarang merancang turbin angin yang bisa memasok listrik di sejumlah daerah pegunungan untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik masyarakat yang terdiri dari 50.000 orang. Kita telah menyempurnakan perangkat energi matahari yang menghasilkan suhu yang cukup tinggi di lintang yang lebih hangat untuk mengatasi sebagian besar masalah metalurgi. Digunakan bersamaan dengan pompa panas, banyak panel surya bisa menyediakan sebanyak tiga perempat -kalau bukannya malah semua dari panas yang dibutuhkan untuk kenyamanan memelihara rumah keluarga kecil. Dan saat saya menulis ini, orang-orang Prancis sedang menyelesaikan bendungan pasang surut di muara Sungai Rance di Bretagne yang diperkirakan akan menghasilkan lebih dari 500 juta kilowatt jam listrik per tahun. Kelak proyek Sungai Rance akan memenuhi sebagian besar kebutuhan listrik di utara Prancis.
Perangkat surya, turbin angin, dan sumber listrik ber
21