rutinitas industri tanpa pikiran yang dibesarkan oleh pembuatan massa modern di pabrik, kantor, atau universitas. Individualisme mereka yang intens adalah, dengan cara tersendiri, desentralisasi kehidupan sosial secara de facto -sebuah usaha melepaskan diri pribadi dari masyarakat massal.
Apa yang paling penting tentang ekologi adalah kemampuannya untuk mengubah penolakan nihilistik terhadap status quo ini menjadi penegasan hidup yang kuat -memang, menjadi kredo rekontruksi bagi masyarakat humanistik. Inti dari pesan rekonstruksi ekologi dapat disimpulkan dalam kata keberagaman. Dari sudut pandang ekologis, keseimbangan dan harmoni di alam, di masyarakat, dan dengan inferensi dalam perilaku, dicapai bukan dengan standarisasi mekanis, namun sebaliknya, diferensiasi organik. Pesan ini bisa dipahami dengan jelas hanya dengan memeriksa makna praktisnya.
Mari kita simak asas ckologi keberagaman -yang zoologis Charles Elton sebut sebagai “pelestarian keberagaman - conservation of variety"- yang berlaku untuk biologi, khususnya untuk pertanian. Sejumlah penelitian -model matematika Lotka dan Volterra, percobaan Gause dengan protozoa dan tungau di lingkungan yang terkendali, dan penelitian lapangan yang luas dengan jelas menunjukkan bahwa fluktuasi populasi hewan dan tumbuhan, mulai dari proporsi ringan
sampai hama, sangat tergantung pada jumlah spesies dalam
17