Lompat ke isi

Halaman:Drama di Gowa Kiskendo.pdf/4

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

KATA PENDAHULUAN.

Meskipun sumbernja satu, jaitu dari Ramayana karangan Walmiki, akan tetapi tjerita Ramadewa ini tiada sama dengan Serat Rama dari Tuan C.F. Winter atau dari R. Ng. Jasadipura, djuga berbeda dengan lelakon pedalangan di Djokjakarta dan lain-lain tempat lagi. Tjerita ini saja ambil dari pewajangan dusun dilembahnja Gunung Selamat sisih Utara, jang tidak ada bukunja, hanja dituturkon dari mulut-kemulut sadja.

Suatu tjerita jang demikian indahnja, sajang sekali djikalau nanti mendjadi musna, maka saja pungut sedikit dengan sedikit, dihimpun dan disusun, akan kemudian saja sadjikan kesidang umum, sekedar sebagai sumbangan kepada masjarakat dan batja‘an di Indonesia, dengan tiada melupakan perdjandjiannja Betara Brama kepada Sang Bidjaksana Walmiki, bahwa: „Selamanja masih ada gunung dan sungei dimuka bumi, tjerita Rama akan tetap mendjadi kembang bibirnja manusia”.

IM YANG TJU.