Halaman:Doea kapala batoe.pdf/144

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


Kabanjakan orang Tionghoa tida taoe di Kyoto ada satoe patoeng, di mana ada ditanem 40.000 koeping Tionghoa, jang soeda dipotong di medan perang. Toean Tjoa Liang Djien perna tjerita pada saja bagimana ia doeloe di Amoy djadi ampir hilap meliat tingkanja „hakim-hakim“ jang tjari soeapan. Itoe semoea toch haroes diroba.

Dr. Yap ada satoe orang Tionghoa dan ia poen ada hak penoe seperti toean Tjoe Bau San boeat pikirken nasibnja bangsa Tionghoa, jang sekarang ada begitoe koesoet dan gelap, hingga sasoeatoe katerangan haroes dihargaken. Tida satoe manoesia sekarang bisa taoe dengen pasti bagimana bangsa Tionghoa haroes berlakoe, maka toean Tjoe Bou San ada berwadjib aken sedikitnja kasi longgar pada dr. Yap soepaia ia ini bisa toetoerken pemandengannja di satoe conferentie agar bisa ditimbang oleh orang banjak, apa lagi toean Tjoe Bou San taoe bagimana koesoet ada tjaranja itoe conferentie di Semarang, jang soeda liwat bebrapa taon.



138