memiliki semua modal yang dapat digunakan untuk memperoleh uang. Dengan kecantikan, kepintaran, dan pikiran majunya, Putri dengan mudah mendapatkan semuanya. Ia hanya butuh sedikit keinginan untuk membuka diri dan setelah itu semua pintu akan terbuka sendiri untuknya.
Apa yang menjadi keyakinan Nelly mungkin tidak semuanya benar atau juga seluruhnya salah. Perempuan memang dituntut untuk dapat memajukan dirinya dan mengurangi ketergantungannya pada orang lain, terutama laki-laki, tetapi tidak semua cita-cita tersebut harus diwujudkan dengan cara seperti apa yang diyakini oleh Nelly. Nelly dan Putri memang berbeda. Mereka seperti dua sisi mata uang yang berbeda, tetapi merupakan satu kesatuan.
Sosok seperti Nelly memang dibutuhkan untuk sebuah kemajuan. Akan tetapi, jika semua perempuan memiliki pikiran yang bebas seperti itu, akan seperti apakah perempuan Bali masa depan. Sosok perempuan seperti Putri menjadi penyeimbang hingga apa yang menjadi keinginan kaum feminis akan tetap tercapai. Menjadi modern bukan berarti harus secara total meninggalkan nilai tradisional karena tidak semua aspek yang terkandung dalam nilai tradisional berdampak buruk bagi perempuan.
Putri adalah sosok yang sangat bertolak belakang dengan Nelly, Walaupun telah menjadi seorang sarjana, pekerjaannya selama di desa tidak pernah ditinggalkannya. Kebiasaan yang telah mendarah daging dan telah menjadi bagian dari dirinya selama bertahun-tahun tidak akan pernah hilang hanya karena sebuah gelar kesarjanaan. Menggembalakan sapi dan memberinya makan setiap hari merupakan pekerjaan rutin yang tidak akan berhenti hanya karena sekarang ia telah menjadi Putri yang lain, Putri yang sarjana dan memiliki cita-cita luhur untuk mengabdi kepada keluarga dan masyarakatnya. Kenyataan itu sangat bertentangan dengan apa yang menjadi keyakinan Nelly.
Sebagai seorang perempuan Bali, Nelly juga tidak menyukai dominasi laki-laki terhadap perempuan. Nelly sangat alergi terhadap laki-laki yang mau seenak perutnya saja memperlakukan perempuan. Ia sangat menentang segala bentuk pelecehan laki-laki terhadap perempuan. Mungkin caranya menyikapi hal itu saja yang berbeda dengan Putri, tetapi mereka memiliki satu tujuan yang sama, yaitu kemajuan diri perempuan, seperti apa yang dicita-citakan oleh kaum feminis, Perempuan seperti Nelly, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, sangat dibutuhkan oleh Bali dalam menghadapi
53