1.2 Masalah
Bertolak dari latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, ada beberapa masalah yang timbul berkenaan dengan penelitian "Citra Perempuan dalam Novel Putri Karya Putu Wijaya: Kritik Sastra Feminis". Beberapa masalah tersebut berkaitan dengan tokoh perempuan dengan segala persoalannya, yang tercermin dalam novel Putri.
Masalah itu, antara lain, mencakupi hal berikut.
- Bagaimanakah gambaran mengenai gagasan tentang perempuan yang terungkap dalam novel Putri?
- Mengapakah gagasan seperti itu muncul dari tokoh yang ada dalam novel tersebut?
- Seperti apakah sebenarnya citra perempuan yang tergambar dalam novel Putri?
- Bagaimanakah penggambaran kehidupan perempuan Bali dalam novel Putri?
- Bagaimanakah pandangan pengarang terhadap persoalan perempuan?
1.3 Tujuan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan hal-hal berikut.
- Gambaran mengenai gagasan tentang perempuan yang terungkap dalam novel Putri.
- Uraian tentang tokoh perempuan dan tokoh pendukung lainnya (tokoh laki-laki) yang mengungkapkan gagasan tentang perempuan dalam novel Putri.
- Gambaran tentang citra perempuan yang tergambar dalam novel Putri.
- Gambaran kehidupan perempuan Bali dalam novel Putri.
- Pandangan pengarang terhadap persoalan perempuan.
1.4 Kerangka Teori
Penelitian ini pada prinsipnya akan melihat citra perempuan yang terlihat dalam novel Putri karya Putu Wijaya. Citra secara kebahasaan dapat dimaknai sebagai (1) rupa; gambar; gambaran, (2) gambaran yang dimiliki orang banyak mengenai pribadi, perusahaan, organisasi, produk, (3) kesan mental atau bayangan visual yang ditimbulkan oleh sebuah kata, frasa, atau kalimat, dan merupakan unsur dasar yang khas dalam karya prosa dan puisi (KBBI, 2001: 216). Sesuai dengan topik penelitian ini, citra dapat diartikan sebagai
4