Halaman:Buah Rindu.pdf/31

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini belum diuji baca

Laksamana, Hang Tuah mendengar berita
Armada Peringgi duduk di kuala.

Mintak didirikan dengan segera
Hendak berjalan ke hadapan raja.

Negeri Melaka hidup kembali
Bukankah itu laksamana sendiri.

Laksamana, cahaya Melaka, bunga pahlawan
Kemala setia maralah tuan.

Tuanku, jadikan patik tolak bala
Turunkan angkatan dengan segera.

Genderang perang disuruhnya palu
Memanggil imbang iramanya tentu.

Keluarlah laksamana mahkota ratu
Tinggallah Melaka di dalam ragu........

Marya! Marya! Tempik Peringgi
Lelapun meletup berganti-ganti.

Terang cuaca berganti kelam
Bujang Melaka menjadi geram.

Galyas dilanda pusta dirampat
Sabas Melaka sukma di Selat!

24

Buah Rindu