Halaman:Buah Rindu.pdf/25

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini belum diuji baca

Senyum hatiku, senyum=

Senyum hatiku, senyum
gelak hatiku, gelak
dukamu tuan, aduhai kulum
walaupun hatimu, rasakan retak.

Benar mawar kembang
melur mengirai kelopak
anak dara duduk berdendang
tetapi, engkau, aduhai fakir,
     dikenang orang sekalipun tidak.

Kuketahui, terkukur sulang-menyulang
murai berkicau melagukan cinta
tetapi engkau aduhai dagang
umpamakan pungguk merayukan purnama.

Sungguh matahari dirangkum segara
purnama raya di lingkung bintang
tetapi engkau, aduhai kelana
siapa mengusap hatimu bimbang?

Diam hatiku, diam
cobakan ria, hatiku ria
sedih tuan, cobalah pendam
umpama disekam, api menyala.

18

Buah Rindu