Halaman:Buah Rindu.pdf/22

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini belum diuji baca

Tinggallah

Tinggallah tuan, tinggallah bonda
Tanah airku Sumatera raya
Anakda berangkat ke pulau Jawa
Memungut bunga suntingan kepala.

Pantai cermin rumbu melambai
Selamat tinggal pada anakda
Rasakan ibu serta handai
Menghantarkan beta ke pangkalan kita.

Telah lenyap pokok segala
Bundaku tuan duduk berselimut
Di balik cindai awn angkasa
Jauh hatipun konon datang meliput.

Selat Melaka ombaknya memecah
Memukul kapal pembawa beta
Rasakan swara yang maha ramah
Melengahkan anakda janganlalah duka.

Layang-layang terbang berlomba-lomba
Menuju pulai kejunjung tinggi
Dalam hatiku kujadikan duka
Menyampaikan pesan kataan hati.

Buah Rindu

15