banjakan kali tiada djaliat. Kanjataâninja, seperti sakit sales-ma atawa sakit pilak (pilek) jang keras, seraja timboel tempat-tempat jang merah pada koelit; kamoedian mengeloepak (maiaiekat) sedang dijanja mendjadi baik. Djikaloe tidak ada angin, jang sakit itoe boleh kaloewar pada hawa jang segar; akan tetapi moesti ati-ati didalam roemah bamboe djangan dijanja berbaring pada tempat jang be-rangin.
Obatnja melainkan dikasi minoem ajer djeroek sadja dan didjaga djangan sampe kena angin; ini moesti diingat betoel-betoel, djika jang sakit itoe moeial baik. Djikaloe tjampoer dengan batoek keras, moesti diobati seperti jang soedah terseboet dalam pasal kadoewapoeloeh ampat, dari hal „batoek."
Kabanjakan kali penjakit ini terkena kapada anak ketjil jang masih menjoesoe (orok, baji; pesoeson); dan sakalisakali djoega pada orang jang baroe baik daripada penjakit jang mengoeroeskan badan. Maka pada lidah, dan pada goesi banjak tempat jang poelih-poetih; jang satoe melengket dengan jang lain dan kamoedian mendjadi poetih semoewa-nja. Terkadang ada berbisoel-bisoel ketjil-ketjil pada lidah.
Moeloet misti dibersihkan betoel, dan lagi diobati; jang amat baik dengan angsana, seperti jang soedah terseboet dalam pasal ka-doewapoeloeh sembilan, dari hal Pada anak-anak getah angsana boleh digosokkan didaiam moeloet.