60 riboe, di tawar sekarang,
Tawarannja Oeler njang garang,
Di tambah 10, tida lah koerang,
Lantas berdiam, semoea lah orang.
Di karang pendek, ini lah tjerita,
Soedah poetoes, sawah di Soerakarta,
60010, harga njang njata,
Terpegang oleh 3 Koeda kareta.
Boleh lah denger, orang semoewa,
Koeda Saboe, Pachter di Djawa,
Borgnja lagi, famili berdoewa,
Koeda Moeda, dan Koeda Toewa.
Tida beroentoeng ini lah hari,
Angkatan Betawi tida pegang nageri,
Tetapi ada ingetan, di dalem diri,
Lain lelang hendak kemari.
Di Djocdja tanah lah Sultan,
Soewatoe lah negeri, boekan Laoettan,
Kambing Moeda, ada kaliattan,
Berkoempoel Koeda, satoe ikettan.
Semoea orang, boleh lah denger'ri,
Sekarang terdjoewal, sawah di Djocdja negeri,
Kambing Moeda menawar sendiri,
Laloe bertaroeng, kapada Nori.
Dengar lah Toewan, denger lah Abang,
Soewaranja orang, sebagi lah kombang,
Tawar menawar, dengen menimbang,
Kambing menandoek, Nori terebang.
Soenggoe lah berani, si'boeroeng Nori,
Hendak memegang, Djocdja negeri,
Tida aken goenanja, badan sendiri,
Tenggoknja Sapi, perloe di tjari.
Sapi dan Nori, katanja orang,
Pada bermoesoeh, soedah lah terang,
Asalnja di Tjina, boekannja Semarang,
Sama-sama, berdagang lah barang.
Orang bermoesoeh, kita djangan perdoeli,
Baik lah kita, tjerita kombali,
Tawaran di Djocdja, ramee sekali,
Beloem lah taoe, siapa njang beli.
Satoe dan lain, pada sa'oettán,
Tawar menawar, dengen lah koewatan,
Tjepetnja lagi, sebagi sikatan,
30630, soedah keliattan.
Orang menawar pada lah berenti,
Masieh di toenggoe, dengen di nanti,
Soepaija berpikir, di dalem hati,
Boewat tambah, harga njang pasti.
Mari Toewan, mari lah Babah,
Ini harga, boleh lah tambah,
Samoea diam, tida berobah,
Soedah lah poetoes tida di obah.
Soedah poetoes, sawah Djocdjakarta,
Kena Si'Kambing, lah soedah njata,
2 Borgnja, koeda kareta,
Koeda Semarang, njang banjak harta.