75
(pembitjaraän) hal verjaring dalam perkara Crimineel, dimana hoekoem siksa (misdrijf) dan pelanggaran (overtreding) adalah dibitjarakannja.
Verjaring dari kedoewa matjanı hoekoem itoe, karena adanja Wetboek van Strafrecht baharoe, mendjadilah oemoem dan boleh diperlàkoekan oleh sekalian pendoedoek Hindia dengan ta' pandang-memandang bangsa.
Maka dibawah ini, penoelis oeraikan Verjaring itoe, dengan menoeroet sabagian fatsal-fatsal dari Boekoe Wet tanah Hindia.
Bab VIII.
Hal goegoernja hak akan boleh menoentoet
hoekoem dan dari goegoernja hoekoeman.
menoeroet
Bahagian (Bab) ke VIII
dari
Boekoe hoekoeman, oentoek pendoedoek
tanah Hindia Nederland (Wetboek
van Strafrecht).
Fatsal 76.
1) Ketjoewali dalam hal dimana poetoesaanja hakim masih boleh diroebah kembali, tidak seo-