Orang boedjang lakinja mati,
Belon seboelan dia lepas poeri,
Ada jang minta dia kata nanti,
Belon senang dia poenja ati.
Djangan pertjaja boedjang sekarang,
Kena pegi misti dilarang,
Kaloe dibikin sembarang barang,
Djadinja boeat tjerita orang.
Djadi boedjang djangan pemales,
Tjoetji membanting tiada digiles,
Kaloe dilihat dia poenja oeles,
Ibarat koewe gegetoek tales.
Ada boedjang lah baroe ini,
Banjak jang djahat tida jang tani,
Di tempat terang belaga semboeni,
Di tempat gelap keliwat brani.
Orang boedjang lah baroe tadi,
Bangoen tidoer tida maoe mandi,
Doedoek bengong rasanja sedi,
Banjak orang tida jang soedi.
Boedjang sekarang banjak tingkahnja,
Disini tempat dia tinggalnja,
Ibarat barang moerah harganja,
Doewa pintjang paling mahalnja.
Boedjang sekarang kaja sajoer lodé,
Omongnja pinter keliwat pandé,
Soedah banjak dia kerdja tjadé,
Pending dia pindjem dia teroes gadé.
Orang boedjang lah belon lama,
Tiada bisa djinek di roema,
Djikaloe kenal dia poenja nama,
Boleh saja dapet pertjoemah.
Orang boedjang boto sekali,
Alisnja kereng matanja djelî,
Kendati mahal boleh dibeli,
Brapa harganja tida perdoeli.