Lompat ke isi

Halaman:Biografi tokoh kongres perempuan indonesia pertama.pdf/39

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

31

Dari perkawinannya dengan Soenarjo Mangoenpoespito, Siti Soekaptinah dikaruniai lima orang anak, yang bernama Indiarto, Indiari, Indarjo, Indarsi, dan Indarsono. Salah satu putrinya yang bernama Indarsi telah meninggal dunia. Kelima anak ini kini telah berumah tangga dan telah memberikan empat belas orang cucu kepada Nyonya Siti Soekaptinah Soenarjo Mangoenpoespito. Semenjak menjadi isteri Soenarjo Mangoenpoespito, Siti Soekaptinah selalu merasa hidup tenteram dan bahagia, karena mereka hidup saling mencintai. Semenjak perkawinannya dengan Soenarjo, Siti Soekaptinah tidak selalu menetap di Yogyakarta. Mereka pernah menetap di Jakarta pada tahun 1934 -- 1942. Kemudian pada saat Jepang datang mereka pindah ke Semarang.

Pada tahun 1964, sebelum suami isteri Soenarjo Mangoenpoespito dan Siti Soekaptinah menetap kembali ke Yogyakarta, Soenarjo Mangoenpoespito meninggal dunia karena sakit. Dengan meninggalnya suaminya itu Siti Soekaptinah sangat sedih karena ia merasa sangat kehilangan orang yang sangat dicintai dan pendamping hidup berumah tangga selama 35 tahun. Masa perkawinannya selama 35 tahun itulah yang tak dapat dilupakan oleh Siti Soekaptinah. Pada waktu suaminya meninggal dunia, Soekaptinah berusia 57 tahun yang berarti telah memasuki usia senja. Putra putrinya pada waktu itu telah berumah tangga semua.

Sepeninggal suaminya, kehidupan Siti Soekaptinah Soenarjo Mangoenpoespito ditunjang dari hasil pensiunan Pak Soenarjo Mangoenpoespito yang pada masa hidupnya bekerja sebagai bendahara Universitas Gajah Mada berbekal pendidikan analis bakteriologi. Di samping itu, Ibu Siti Soekaptinah sendiri pun mendapat santunan yang diperoleh dari berbagai jabatan yang pernah ia duduki, sehingga dari segi materi, kehidupan Siti Soekaptinah cukup terjamin.

Pendidikan formal yang diperoleh Siti Soekaptinah dimulai dari HIS (Hollands Inlandsche School) di Yogyakarta. Ia mulai masuk Hollands Inlandsche School pada tahun 1916, dan tamat