Lompat ke isi

Halaman:Benteng Dirgantara Angkatan Udara.pdf/47

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Beberapa proyek pengembangan fasilitas TNI Angkatan Udara bernilai strategis di era Ditfasbekau, diantaranya pembangunan Satrad Dumai di Riau (1986), pembangunan Satrad Sabang (1989), pembangunan Lanud Ngurah Rai (1990), pembangunan Satrad Cibalimbing (1992), pembangunan Lanud Blang Bintang di Banda Aceh (1992), pembangunan Radar Sam Ratulangi (1993), pembangunan Apron dan Shelter Hawk Skadron 15 di Lanud Iswahjudi (1994, dan pembangunan apron Skadron 15 di Lanud Iswahjudi (1996)

Perubahan Menjadi Disfaskonau (1997-Sekarang)

Pada tanggal 15 Maret 1996 berlangsung pergantian pucuk pimpinan TNI Angkatan Udara dari Marsekal TNI Rilo Pambudi kepada Marsekal Madya TNI Sutria Tubagus sebagai Kasau ke-12. Di era Kasau Marsekal TNI Sutria Tubagus diupayakan kembali penyempurnaan organisasi, di mana sebelum tahun 1997 organisasi TNI Angkatan Udara memakai sistem Deputi, maka sejak tahun 1997 berubah menjadi sistem Asisten, disamping itu sejak periode ini Kasau didampingi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau).

Sedangkan pada eselon Pelaksana pusat perubahan terjadi tidak saja berganti nama dari Direktorat menjadi Dinas, tetapi juga pergantian nama untuk beberapa Satker, pembentukan Satker baru dan penghapusan Satker, termasuk organisasi Dinas Fasilitas dan Bekal TNI Angkatan Udara berganti menjadi Dinas Fasilitas dan Konstruksi TNI Angkatan Udara.

Organisasi Disfaskonau

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima ABRI No. Kep/09/VII/1997 tanggal 7 Juli 1997 tentang perubahan Direktorat Fasilitas dan Bekal TNI AU (Ditfasbekau) menjadi Dinas Fasilitas dan Konstruksi TNI AU (Disfaskonau). Perubahan ini mengarah kepada hal yang positif, di mana pada periode ini Teknik Umum kembali berada dalam satu wadah organisasi mandiri setelah mengalami pasang surut sejak pembentukan Djawatan Teknik Umum pada tahun 1950.

Bila di era organisasi Ditfasbekau, bidang Teknik Umum hanya membawahi dua Subdis, yaitu Subdis Banglan dan Subdis Binsiaplan, maka dalam organisasi Disfaskonau sebagaimana tercantum dalam Keputusan Kasau Nomor: Kep/13/XI/2002 tentang Susunan Jabatan di Lingkungan TNI Angkatan Udara tanggal 12 November 2002, pada point DD. Disfaskonau telah dilakukan pengembangan tugas dan fungsi Teknik Umum, terdiri dari empat subdis, yaitu Subdinas Perancangan Konstruksi (Subdisrankon), Subdinas

BENTENG DIRGANTARA ANGKATAN UDARA 39