Lompat ke isi

Halaman:Beberapa fikiran dan pandangan.pdf/25

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Eropah benar-benar berhasil mentjegah untuk sementara wakt terulangnja sedjarah krisis ekonomi dan sosial dalam masa antara kedua perang dunia.

Sesudah Perang Dunia II, tumbuhlah di Amerika Serikat suatu konsepsi ideologi anti komunis, jang berguna bagi kepentingan-kepentingannja dilapangan strategi. Mau tidak mau, hal itu menjebabkan kedua front ideologi makin merupakan dua pengelompokan jang kuat. Saja mengatakan front ideologi sebab salahlah kiranja untuk mengatakan blok ideologi. Sebabnja sederhana: konsepsi dan propaganda anti-komunis daripada Amerika tidak sadja ditudjukan terhadap negara-negara jang membangun sosialisme, tetapi djuga terhadap ideologi komunis dan terhadap gerakan-gerakan progresif setjara universil.

Selama beberapa tahun achir-achir ini, anggauta-anggauta Pakta Atlantik telah mengambil langkah-langkah jang makin lama makin intensif - untuk memperkuat negara-negara Pakta Atlantik baik dari sudut strategi maupun dari sudut tehnik militer. Pangkalan-pangkalan militer jang bersifat strategi sedang dibangun dengan sangat tjepatnja di Eropah, Asia dan Afrika; tempat-tempat peluntjurkan peluru kendali sedang didirikan dalam djumlah jang besar, dan dibeberapa negara, misalnja di Inggeris, pesawat-pesawat udara pelempar bom selalu diudara dengan muatan bom atom dan bom zat-air. Dengan djalan demikian, ditjiptakan suatu pengepungan dalam arti strategi militer terhadap Uni Sovjet dan negara-negara Timur lainnja.

Selain daripada itu telah diambil keputusan jang sangat malang, jaitu untuk mempersendjatai Djerman Barat. Hal ini, bersama-sama dengan keputusan jang terachir untuk mempersendjatai Bundeswehr (angkatan perang Djerman Barat) dengan sendjata-sendjata atom, telah sangat menjukarkan keadaan di Eropah, sebab merupakan suatu bahaja utama akan perang baru. Pakta SEATO di Pasifik dan Pakta Bagdad di Timur Tengah telah didirikan, dan sekarang sedang diusahakan untuk mendirikan suatu Pakta Laut Tengah dengan tudjuan, dipihak jang satu, untuk mentjerai-beraikan sebanjak

mungkin negara-negara Arab, serta mentjegah integrasi mereka dilapangan politik dan ekonomi, dan dipihak jang lain tidak sadja

15