Lompat ke isi

Halaman:Beberapa fikiran dan pandangan.pdf/24

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

menjebabkan pemetjahan perekonomian dunia, suatu hal jang bukannja membawakan integrasi ekonomi dan kerdjasama internasional jang berhasil, melainkan sangat merugikan bangsa-bangsa. Embargo jang dikenakan oleh negara-negara Barat terhadap berbagai barang jang dikirimkan ke-negara-negara sosialis tidak sadja menjebabkan kerugian ekonomi bagi kedua belah pihak, tetapi dalam arti politik djuga makin melebarkan kerenggangan antara Timur dan Barat.

Sampai waktu achir-achir ini, politik jang didjalankan oleh negaranegara Barat itu hampir melumpuhkan sama-sekali perdagangan antara anggauta-anggauta sosialis. Pakta Atlantik dengan negara-negara sosialis.

Memang sudah harus dimengerti makin njata bahwa politik tekanan ekonomi itu mesti gagal. Sudah tentu belenggu blokade ekonomi itu dewasa ini makin lama makin kendur, sebab daja-upaja kearah integrasi ekonomi itu sangat kuat disegala negara didunia . Tenaga-tenaga produktif dalam banjak negara telah mentjapai taraf perkembangan jang luar biasa tingginja, dan daja-upaja mereka kearah integrasi umum daripada ekonomi didunia tidak dapat ditjegah . Merintangi proses integrasi ekonomi itu tidak sadja berarti mengekang perkembangan selandjutnja daripada tenaga-tenaga produktif, tetapi bersamaan dengan itu dilapangan politik mentjiptakan unsur-unsur bertentangan jang sangat kuat, jang akan mengakibatkan ketegangan jang luarbiasa kuatnja. Hal demikian itu makin membantu diperkerasnja perang dingin serta mengandung antjaman jang perang dingin itu akan berubah mendjadi pertarungan dunia dengan sendjata.

Sedangkan dipihak jang satu A.S. berichtiar sekeras-kerasnja untuk melemahkan negara-negara timur dengan djalan embargo dan tekanan ekonomi, dipihak jang lain negara-negara tersebut memtidak sadja berikan sumber-sumber jang luar biasa besarnja kepada anggauta-anggauta Pakta Atlantik tetapi djuga kepada negara-negara lain untuk memperkuat perekonomian mereka dan

mentjegah pelbagai krisis ekonomi, dan dengan demikian , krisis politik. Tidak dapat disangsikan bahwa tudjuan jang dimaksud itu telah tertjapai, sebab dengan djalan ini negara-negara kapitalis

14