Lompat ke isi

Halaman:Barang rahsia dari astana Konstantinopel.pdf/912

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

1105

terlaloe toeloes dan terlaloe sofia kapada Soeltan, aken mergingat chianat. Djangan angkau koerang pertjaja djoega pada RASCHID pacha, ingat tah pada kabasarannja MIDHAT, dan pada sjoekoer ada persobatan KHALIL pacha !”

„Djangan pertjaja pada persobatan dan sjoekoer, SADI. Djangan ingat pada MIDHAT poenja kabasaran. Akoe brani kata itoe pada moe dengan soempa, sakali ini pertjaja pada koe dan djangan tolak adjaran koe. Sekarang djoega belon terlaloe lat, semoea misi ada dalam tangan moe. Benarkan diri moe dari pada HUSSEIN dan REDIF dan kerna itoe dari pada tantara. Soeroe dengan diam satoe barisan soldadoe jang satia pergi mengoeroeng roemanja mantri perang itoe dan parintakan satoe pereksaän. Sebab akan satoe atoeran demikian ada moeda ditjari dan akoe hendak melawan bitjara pada Soeltandengan oemoer koe. Sjah dari pada doerhaka kepada radja soedah ditoendjoek trang oleh adanja MAnsoer ! Apa ini nama tiada kasi doegaän pada moe ? MANSOER ! Bikin diri moe seperti meliat MANSOER EFFENDI ada di tenga-tenga sekalian WAZIR. Kasiankan diri moe sendiri, SADI !”

"Soedah sampe, sobat,” berkata SADI dengan tetawa simpoel kapada HASSAN jang merinti itoe.

Barang Rezia.

70.